Minggu, 17 Mei 2015

Ini minggu pagi!!!!!!




            Minggu pagi,hari dimana sebagian rutinitas terhenti karena beberapa perusahaan dan tempat perputaran ekonomi lainyyaa meliburkan segala kegiatan dengan alasan taggal merah .saya bekerja di salah satu perusahaan retail yang memiliki visi dan misi untuk menjadi perusahaan retail terbesar di asia tenggara, tempat kerja mengharamkan libur di hari minggu dan memitoskan tanggal merah di kalender perusahaan tempat saya berkerja , disini lah saya mulai mencurigai apakah perusahaan ini mengfotokopi kalendarnya sehingga membuat semua tanggalnya hitam semua sehitam kopi yang aku seduh dengan rasa pahit tapi seketika menjadi manis saat mengingat quotesmu tentang kopi saya lupa quotesnya apa tapi yang jelas aku selalu ingat orang yang punya kebiasaan unik mengigit sedotan kopi sampai tak berbentuk yang membuatnya bisa membuat quotes indah tentang kopi tapi saya lupa quotesnya . peduli apa dengan quotesnya yang penting aku selalu mengingat orangnya \('0')/
         Hari minggu , hari biasanya dimana orang melangsungkan pernikahan di hari itu dan lagi lagi saya curiga saking banyaknya orang yang mengikrarkan janji suci bersama pasangannya saya mencurigai apakah hari minggu itu adalah hari berkembang biak se-indonesia ? okeyy kalo begitau saya akan menyusul mengikrarkan janji suci bersama pasangan saya minggu ke-3 pada bulan yang masih menjadi misteri dan tahunnya masih menjadi rahasia ilahi . karena saya percaya jodoh itu di tangan Tuhan bukan ditangan orang tua ataupun ditangan tukang parkir depan tukang fotokopi yang selalu minta tariff dua ribu rupiah untuk sekali parkir padahal saya fotokopi harganya lima ratus rupiah . besar pasak daripada pisang goreng dan aku membenci tukang parkir itu.
       Ini hari minggu tepatnya pagi hari dimana hampir semua orang mengecek ponsel mereka entah melihat jam,mematikan alarm atau pun membaca pesan ucapan selamat pagi dan lalu membalasnya.minggu pagi saya selalu sibuk mengecek apakah anggota tubuh saya apakah masih berada di posisinnya tidak ada yang berubah seperti kepala pindah kepantat,kaki pindah ke perut dan hati tidak pindah kemana-mana sih masih dengan rasa yang sangat merindukanmu . beruntung tuhan menjadikan saya orang yang tahu diri dengan tidak mengecek ponsel pas bangun tidur karena tidak akan ada yang berubah selain batre yang berkurang ,berkurangnya batre bukan karena ada pesan masuk dengan isi mengucapkan selamat pagi namun berkurang karena alarm sialand yang berisik berbunyi di pagi hari menyuruhku bangun . berkat alarm itulah aku mengerti hidupku yang hidup untuk memasang alarm dan mematikan alarm . aku menyukai alarmku tapi aku tetap membenci tukang parkir di tempat foto kopi itu. 
           Hari minggu itu artinya besok hari senin,besoknya lagi hari selasa,besok besoknya lagi hari rabu,besok besok besoknya lagi hari kamis,besok besok besok besoknya lagi hari jum’at,dan besok besok besok besok besok besoknya lagi hari sabtu dilanjutkan lagi dengan hari minggu itu artinya kalimat diatas diulang . Dan saya masih membenci tukang parkir di tukang foto kopi itu.
            hari ini hari minggu itu artinya bukan hari senin,selasa ataupun hari rabu. Bagaimana hari-harimu dari minggu ketemu minggu lagi?
 Apakah ada tanda-tanda perubahan nasib?
apakah ada tanda tanda perubahan status dari lajang menjadi jalang eehh sorry maksudnya dari lajang menjadi jomblo?
 Sudah berapa dekat dengan gebetan selama hari minggu bertemu minggu lagi apakah sudah ada tanda-tanda akan ada salah satu dari kalian yang menyatakan perasaannya duluan ?
Apakah dari hari minggu bertemu minggu tarif parkiran di tukang foto kopi itu masih dua ribu rupiah ?
Aaaaaarrrrggggg sial kenapa disetiap paragraf selalu ada sosok yang aku benci itu iya dia tuukang parkir di tempat fotokopi itu bukannya aku membencinya ? ookkeeyyyy kali ini saya percaya dengan omongan teman saya “semakin membenci malah akan semakin ingat” .
        Hari ini hari minggu dimana sebentar lagi saya akan berhenti menulis tulisan ini , dan hari minggu ini juga saya di jewer oleh tukang parkir di tempat fotokopian itu . saya ketahuan ketahuan oleh tukang parkir itu karena telah menulis dia dalam setiap paragraph tulisan ini . kenapa bisa saya ketahuan oleh dia ? iyahhhhh saya satu rumah dengan tukang parkir di tempat fotokopian itu . kok bisa ? bisaaaaaa llaaahhhhhhhhh dia tukang parkir di tempat fotokopi dengan tariff dua ribu sekali parkir itu adalah bapak saya sendiri :(
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar