Minggu, 10 Januari 2016

Gue , Razia Rambut !!







       
          65 tahun setelah indonesia merdeka dan beberapa ratus tahun setelah ken dedes jadian dengan ken arok dan kalo gue boleh sotau zaman itu juga zaman sangkuriang sedang hang out menghabiskan malam minggunya di indomaret point bersama dua sahabatnya malin kundang dan jaka tarub, lebih tepatnya cerita ini tahun 2010.
setelah gue lulus dari sekolah menengah pertama (baca : SMP) gue melanjutkan ke SMK jurusan kimia industri. menurut gue SMK gue itu adalah SMK terbaik di cijerah kalo tidak minimal ya se pal-3 lah* *pal 3 adalah nama kawasan di jl.jend sudirman sebelum perbatasan kota bandung-cimahi* Setiap hari kecuali hari libur dan hari kiamat gue berangkat ke sekolah 6 hari dalam seminggu,libur 1 hari,menjomblo dan mengaggumi dia setiap hari.begitu lah kesibukan gue di awal gue masuk SMK.
           Suatu hari , gue masih ingat waktu itu pelajaran bahasa inggris dan guru bahasa inggrisnya meninggalkan kami sekelas dan meminta izin untuk ke toilet dan meninggalkan tugas yang harus di kumpulkan hari itu juga . kami sekelas belajar dan mengejarkan tugas bahasa inggris penuh khidmat,fokus dan penuh konsentrasi kecuali si usro yang sedang asik menonton drama jepang berformat 3gp di hpnya *iykwim* . kegiatan belajar yang khidmat ,fokus dan penuh konsentrasi (kecuali si usro yang asik dengan drama jepangnya) tiba-tiba menjadi gaduh dan pecah setelah temen gue si cuplis yang duduk dekat jendela melihat seorang guru BP membawa gunting baru keluar di kelas sebelah dan menuju kelas kami dengan muka yang sedang mencari mangsa , iyah mangsanya adalah kami para siswa yang berambut seperti andika kangen band .

"anjrit pak idid euy" ucap si cuplis dengan muka panik 

"emang kenapa kalo ada pak idid" tanya gue 

"bawa gunting !!!!!! " jawab cuplis setengah berterisk dengan frekuensi 34bHz

"anjritt mampusssssssss !!!!!!!!!!!!" gue dan siswa lainnya cowok mulai panik.

Tidak salah lagi kalo ada guru BP mendatangi setiap kelas dan membawa gunting ada razia rambut yang hanya tuhan dan guru BP yang tahu . mata gue keatas melihat ujung rambut gue yang poninya sudah nyampe hidung dan itu sudah melanggar aturan sekolah . semua siswa sudah mulai panik bahkan saking paniknya ada yang menyisir-nyisir rambut agar terlihat rapi dan berharap lolos dari razia ,ada yang pasrah , ada juga yang sholat istikhoroh dan berdoa pada yang maha kuasa untuk mencabut nyawa guru BP saat itu juga agar tidak jadi razia (ok sip ini agak sadis) atau minimal berdoa lolos dari razia ,ada juga yang teriak-teriak cangcimen cangcimen cangcimen (nah yang ini tukang asongan yang nyasar ke kelas gue) , bahkan ada juga siswa yang asik dengan drama jepang berformat 3gp (iyah inisi usro temen sebangku gue) .

"sialan si usro dalam keadan panik gini dia malah asik dengan drama 3gpnya" gue mendengyus kesal melihat si usro yang nyantai.

         masih dengan keadaan parno dan tegang , seseorang terlihat dari bawah pintu ada bayangan yang akan membuka pintu . cekreek suara gagang pintu di buka dari luar dan sssreeetttttttt daun pintu di geser di dorong dan pintu pun terbuka.semua siswa menatap ke arah pintu dengan tatapan penuh shock dan parno kecuali si usro yang masih tetep asik dengan drama jepang 3gpnya . suasana yang tegang dan parno mendadak berubah menadi hening sehening-heningnya.

"udah beres tugas yang ibu kasih" suara lembut dan tidak asing lagi bagi kami diiringi dengan langkah kaki dan pintu yang terbuka . ternyata itu adalah guru bahasa inggris yang tadi meninggalkan kelas untuk ke toilet. kami sekelas pun berpiuhhh lega ternyata yang masuk guru bahasa inggris.

"semua tas simpan di atas meja dan semua siswi perempuan maju ke depan kelas" suaranya besar tiba-tiba muncul di belakang buru bahasa inggris dengan gunting di pegang di tangan .

baru 3 detik kami menghela napas tenang dengan kedatangan guru bahasa inggris namiun malah diikuti dengan guru BP membawa gunting di ditangannya . ruangan kembali lengganng mencekam dengan si usro yang asik dengan drama jepangnya.

         beberapa ratus  tahun setelah zaman kekhalifan usman bin affan berakhir dan beberapa tahun rilisnya film spiderman melawan siluman kembang pasir . gue dengan hati yang selalu bersyukur dan lisan yang selalu berdzikir terjebak dalam keadaan kelas yang lenggang dan mencekam karena adanya razia rambut . gue benci dengan razia rambut karena rambut gue sudah jelek dan jika di razia akan semakin jelek  seperti pepatah bijak bilang sudah jelek tertimpa jelek pula .
eksekusi rambut pun di mulai tanpa di awali bismillah dan sholawat karena ini razia rambut bukan acara cukuran anak bayi yang baru beberapa hari lahir . gue yang duduk di bangku belakan melihat temen gue yang duduk di depan sudah di razia rambutnya menjadi bentuk tak karuan seperti muka yang baca tulisan ini hhe piss :p . beruntung gue duduk di bangku belakang bisa pamitan ke poni rambut gue yang udah menemani gue beberapa bulan ke belakang.setengah dari siswa sudah dengan rambut yang tidak karuan bentuknya seperti muka yang baca tulisan ini hhe piss , sebagian lagi ada yang lolos karena botak dan memekai hijab (loh yang ini kayanya adan yang salah)
     
          masih suasana yang mencekam dan lenggang , guru BP dengan gunting di tangan  berada 2 bangku di depan bangku gue dan yang duduk di depan gue adalah cewek jadi otomatis setelah itu adalah giliran gue , sialan!!!!! gue panik saking paniknya keringet dingin keluar dari anus gue , dada berdebar-debar dan hati yang tidak karuangue berpikir apa ini yang namanya cinta ? *cinta endasmu*
Guru BP dengan gunting di tangan mendekat melangkah melewati bangku di depan gue yang kosong ditinggal penghuninya kedepan kelas karena dia cewek . sampai lah itu guru di bangku gue

"paitt ..paitt..paitt..paittt...paaittt..paittt " dengan lantang gue berkomat-kamit dengan cara seperti mengusir lebah .

"murid sialan kamu pikir bapak lebah " kata guru BP

"masih mending pak , daripada saya bacain ayat kursi"

"kamu pikir bapak setan di bacain ayat kursi?"

"mirip pak " gue polos berkata dengan diiringi gelak tawa sekelas memecah keheningan kelas.

"sini kamu !!!!!!"

"okey :( "

dengan adanya amarah setelah gue kasih komat kamit guru BP membabi buta merazia rambut gue layaknya peternak mencukur bulu domba ternaknya . usro pun kena razia juga tapi dia tetap tenang dan cool .

         setengah jam setalah razia rambut terjadi , gue mendengus kesal sambil melihat rambut gue yang udah gak bisa di bilang rambut lagi lebih tepatnya sih mirip bulu ketek . gue nelihat usro yang  masih tenang dan cool setelah di razia rambutnya yang sudah tidak berbebentuk rambut . gue heran kok dia masih tenang tidak seperti siswa lainnya yang kesal rambutnya di razia.

"bro kok lu tenang sih rambut lo di razia" tanya gue ke usro.

"gue gak peduli bro" jawab usro sambil memasukan hpnya yang tadi di pakai nonton drama jepang ke dalam tas bagian depannya.

"loh kok bisa ?" gue bertanya penasaran degan ketidak peduliannya perihal rambut.

sambil menatap gue ,usro berkata

"bagi gue yang terpenting itu adalah apa yang ada di dalam kepala bukan apa yang tumbuh diatas kepala (rambut) , banyak orang berambut bagus tapi tidak  dengan isi kepalanya" 

gue merenung berpikir sejenak dengan apa yang dikatakan usro barusan .

"lu bener bro , gue setuju sama lu" *toss* 

             walaupun usro orangnya bodoh dalam akademik dan maniak dengan drama jepang berformat 3gp, tapi dia orang yang berpikir berbeda dari  siswa lainnya . semenjak kejadian itu dan percakapan dengan usro gue gak peduli lagi dengan yang namanya razia rambut toh yang penting itu apa yang ada di dalam kepala bukan yang tumbuh di atas kepala.

5 komentar:

  1. mungkin usro belajar bijak dari 3gp jepang kali ya ahaha

    BalasHapus
  2. Usro mengambil hikmah di setiap adegan ahahah

    BalasHapus
  3. Gue bgt tuuu,, pas mao di razia, panik nyari persembunyian,, tmen gw ada yg ga kena razia gara" ngumpet dbwah meja guru,, #Iya seriuus... .. saat guru olah raga mnatap gw,, krna gw gagal meloloskan dri,, akhirnya gw pasrah dan berserah dri kpda ALLAH , mungkin ini sudah takdir yg Maha kuasa,, ;(

    BalasHapus